Tips Investasi Untuk Mahasiswa

5 Tips Investasi Untuk Mahasiswa

Melansir dari beberapa sumber, setidaknya ada 5 Tips Investasi Untuk Mahasiswa yang cocok bagi anda. Apa saja? Simak ulasannya dibawah ini!

Apa anda masih mahasiswa, tidak punya penghaasilan, tapi ingin belajar investasi? Tentu bisa menerapkan tips berikut ini.

Tidak sedikit orang yang mungkin akan menyindir ketika mereka tahu jika anda ingin berinvestasi. Dan bukan sepatutnya anda patah arang dengan sindiran tersebut.

Dengan adanya sindiran tersebut, seharusnya enjadi cambuk penyemangat untuk melakukan apa saja yang ingin dilakukan.

Boleh saja anda minim pengalaman atau bahkan tidak mempunya uang. Namun hal tersebut bukan berarti harus melupakan keinginan untuk investasi.

Pada dasarnya, anda bisa dengan cara menyisihkan sebagian uang pemberian dari orang tua setiap bulan. Dan setelah terkumpul, baru bisa memulai investasi.

5 Tips Investasi Untuk Mahasiswa

Supaya jerih payah anda dalam investasi bisa membuahkan hasil. Dibawah ini kami rangkum sejumlah tips belajar investasi untuk mahasiswa.

Sederhana sih, namun siapa tahu bisa membantu.

1. Cek Cash Flow Secara Rutin

Untuk melakukan persiapan yang lebih matang saat hendak terjun ke dunia investasi. Tentu anda harus memulainya dari hal yang paling kecil.

Salah satunya ialah mulai dari menghitung uang bulanan, jajan, pulsa ataupun nongkrong. Hitung berapa jumlah yang sebenarnya anda peroleh setiap bulan.

Untuk tahap berikutnya, kurangkan dengan pengeluaran rutin yang umumnya anda habiskan perbulan.

Jangan karena ingin investasi, anda tidak makan ataupun nongkrong sama temen-temen yang merupakan aktifitas umum yang dilakukan kalangan milenial.

Coba anda catat pemasukan dan pengeluaran dalam satu buku. Hal tersebut agar bisa melihat jika sewaktu-waktu pengeluaran membengkak.

Intinya, anda bisa membandingkan pengeluaran untuk masing-masing pos. Sekaligus mengetahui pos mana yang paling banyak membutuhkan biaya.

Jika ternyata kondisi finansial anda dalam keadaan baik. Selamat! Berarti anda sudah selangkah lebih baik untuk bisa mulai investasi.

Sebelumnya, anda harus yakinkan diri agar tidak tersendat ditengah jalan. Jangan sampai rencana investasi secara tiba-tiba berhenti lantaran anda sudah bosan melakukannya.

2. Mulai Dengan Menyisihkan Uang Jajan atau Penghasilan

Sebagai mahasiswa yang juga masih dalam tahap proses sekolah. Pastinya anda mendapat uang jajan bulanan dari orang tua.

Dalam hal ini, akan lebih baik jika anda sisihkan sedikit demi sedikit setiap bulan. Sehingga anda pun mempunyai modal untuk memulai investasi.

Akan lebih baik lagi jika anda mepunyai perjaan sampingan saat kuliah. Jadi, 50% atau 75% dari jumlah penghasilan tersebut bisa dialihkan ke dana investasi.

Nah, teruntuk anda yang memang sudah terbiasa hidup boros. Bahkan bisa minta uang jajan tambahan ke orang tua. Sudah pasti akan sangat kesulitan untuk menabung.

Namun dibekali dengan tekad dan keinginan yang kuat. Pasti anda bisa melakukannya sama seperti yang dilakukan orang lain.

Awalnya, mulai dari nominal kecil dulu. Seiring dengan berjalannya waktu, anda pun akan semakin terbiasa dengan hal tersebut.

Yang terpenting, anda tidak ragu dan mau mencoba. Sehingga bisa diketahui hasilnya dibelakang hari.

3. Ketahui Apa Tujuan Investasi

Sebelum investasi, tentu anda harus tahu dengan tujuan investasi tersebut. Sehingga, nanti dalam prosesnya anda tidak akan mengenal malas ataupun berhenti investasi di tengah jalan.

Anda harus lebih konsisten dalam melakukan apa saja yang sudah anda mulai dari awal. Tujuannya agar hasil akhirnya bagus sesuai dengan apa yang diharapkan.

Apabila tujuan investasi memang untuk modal nikah, misalnya. Maka coba hitung dulu estimasi biaya pernikahan yang akan anda selenggarakan nanti secara lengkap.

Jika tujuannya untuk beli rumah, maka anda bisa mencari tahu kisaran harga rumah yang diinginkan supaya bisa menyiapkan uang yang dibutuhkan.

Dengan tujuan yang jelas, pasti akan sangat membantu dalam memompa semangat investasi. Meskipun anda saat ini berada pada kondisi ekonomi yang sulit.

Saat tujuan investasi tercapai, anda bisa mengupayakan yang teraik supaya pencapaian tersebut bisa didapat lebih cepat.

4. Pilih Investasi Sesuai Status

Coba anda pilih jenis investasi yang memang sesuai dengan status sebagai mahasiswa. Yang namanya mahasiswa, pasti masih mengandalkan uang dari orang tua.

Jenis investasi yang dipilih akan lebih baik sesuai dengan status anda sebagai mahasiswa. Seperti halnya reksadana, saham, ataupun P2P Lending.

Pasalnya, modal untuk jenis investasi ini masih terbilang terjangkau. Bahkan bisa anda mulai dengan modal yang relatif kecil.

Sedangkan untuk investasi rumah, kos-kosan, atau barang antik. Sepertinya jangan dulu anda lirik, sebab modal masih belum mencukupi.

Anda sendiri mungkin sudah paham bagaimana dengan mekanisme investasi. Pasalnya pasti ada pihak ketiga yang terlibat dalam investasi skala besar.

Jika anda memang belum sanggup untuk membuka deposito, maka reksa dana juga sudah terbilang oke.

Yang pasti, uang jajan anda tidak akan habis untuk foya-foya ataupun kepentingan yang kurang dibutuhkan.

Namun anda bisa menatap masa depan lebih cerah dengan belajar dan menerapkan investasi sedari dini.

5. Luangkan Waktu Untuk Belajar Investasi

Meski sama-sama menggunakan label investasi, namun mekanisme pada setiap instrumen investasi pasti berbeda.

Dalam hal ini ada yang melibatkan developer, broker, manajer investasi dan lain sebagainya. Bahkan teknik untuk mengelola investasi juga berbeda disesuaikan menurut dengan tujuan investasi tersebut.

Dalam hal ini, anda perlu meluangkan lebih banyak waktu untuk belajar lebih giat. Tujuannya agar bisa mendalami dunia investasi yang sudah dipilih.

Jangan sampai anda hanya berbekal keinginan untuk investasi saja. Namun anda juga harus mendapat ilmu dari penerapan investasi yang dipilih.

Meski terbilang masih pemula yang masih belajar, namun anda jangan ragu untuk bergabung dan ikut kelompok atau komunitas yang isinya mahasiswa aktif investasi.

Bermula dari sini, anda bisa belajar banyak hal. Mulai dari informasi dan juga ilmu investasi. Sehingga pengetahuan anda tentang investasi lebih maksimal.

Kenali Investasi Sedari Dini

Apapun status anda, sudah semestinya melek investasi sejak dini. Sehingga ketika waktunya tiba, anda bisa langsung menerapkan tanpa harus berpikir ulang lagi.

baik tua ataupun muda, mahasiswa ataupun pekerja. Status tersebut sama saja. Sebab semua orang mempunyai hak yang sama untuk kenal dan terjun ke dunia investasi.

Jadi, anda jangan menjadikan status sosial seseorang sebagai tolak ukur. Sebab masa depan tidak ada yang tahu.

Coba anda lihat ketertarikan mahasiswa untuk belajar investasi. Bermula dari ketertarikan inilah nantinya mahasiswa tersebut mau belajar dan lebih giat menekuni dunia investasi secara mendalam.

Dengan kondisi yang demikian, maka ilmu investasi akan semakin bertambah seiring dengan berjalannya waktu.

Jika melihat beberapa poin di atas, tentu investasi tidak kenal dengan status sosial. Yang artinya, apapun dasar disi seseorang bisa ikut andil untuk merencanakan masa depan.

Mungkin hanya itu saja yang bisa kami sampaikan tentang 5 Tips Investasi Untuk Mahasiswa. Teruslah belajar dan jadilah investor profesional di masa akan datang.

Scroll to Top