Apa Yang Dimaksud Floating Dalam Trading Forex?

Apa Yang Dimaksud Floating Dalam Trading Forex

Apa Yang Dimaksud Floating Dalam Trading Forex? Jika anda belum paham atau kenal betul dengan istilah ini, maka sudah saatnya mempelajari rinciannya lebih jauh.

Nah, jika melihat terjemahan dari kamus Bahasa Inggris, arti kata floating merupakan pengapungan, sedangkan arti lainnya ialah pengambangan.

Bisa diambil kesimpulan, arti floating dalam trading forex ialah posisi yang mengambang, belum ditutup, diclosed, aataupun di eksekusi.

Ketika anda sedang melakukan Buy atau Sell serta hasilnya minus atau profit atau belum di closed, maka kondisi tersebut disebut dengan floating.

Sejumlah keuntungan ataupun kerugian para trader tergantung dengan posisi yang terbuka.

Berkat adanya keutnungan ataupun kerugian yang mengambang ini, maka trader bisa mengawasi status posisi yang sudah dibuka.

Dengan kata lain, trader bisa mengambil keputusan untuk memutuskan kapan waktu yang tepat untuk menutup transaksi.

Ketika diambil langkah penutupan, posisi inilah yang sekaligus menjadi indikator keuntungan atau kerugian yang akan diperoleh.

Apa Yang Dimaksud Floating Dalam Trading Forex?

Dengan melihat keterangan yang sudah kami paparkan di atas, sedikit banyak anda sudah paham dengan istilah floating.

Namun dari sisi lain, terdapat istilah floating loss yang mempunyai definisi yang berbeda. Untuk lebih jelasnya, bisa anda lihat pada rincian berikut.

Floating loss dan profit (untung dan rugi mengambang) sering juga dikenal dengan keuntungan perdagangan terbuka atau kerugian perdagangan terbuka.

Tentu istilah ini merujuk pada keuntungan atau kerugian yang diperoleh seorang pedagang saat mereka memegang satu atau beberapa posisi terbuka.

Dalam hal ini, floating loss ataupun profit bisa berubah dan dipengaruhi oleh posisi yang terbuka tersebut.

Teruntuk para trader, floating loss dan profit mengambang akan sangat membantu dalam melacak posisi terbuka mereka. Sekaligus melihat kapan waktu yang tepat untuk menutupnya.

Penutupan posisi terbuka, secara otomatis akan memblokir setiap perubahan serta akan menunjukkan profit atau deposit tetap.

Merujuk pada investasi jangka panjang yang dibeli, maka profit dan floating loss lebih mengacu pada perbedaan antara harga saat ini dengan harga pembelian.

Sedangkan untuk investasi berjangka pendek, floating loss dan profit lebih identik pada perbedaan antara harga saat dijual dengan harga saat ini.

Kondisi floating loss dan profit bisa menjadi penentu nilai aktiva bersih reksa dana, penilaian portofolio, serta sejumlah perlakukan perpajakan. Ketergantungan ini dikenal dengan sebutan mark to market (MTM).

Kapan Floating Loss atau Profit Terjadi?

Umumnya floting profit terjadi saat harga sekuritas melebihi harga yang awalnya dibayarkan oleh investor.

Selain itu, floating profit yang belum direalisasikan terkadang juga terjadi lantaran adanya investasi jangka waktu lama, sehingga menuurnkan beban pajak atas laba tersebut.

Sebagai contoh, apabila seseorang investor mempunyai saham lebih dari satu tahun, maka tarif pajak mereka akan dikurangi menjadi pajak capital gain jangka panjang.

Floating profit disini terjadi saat investor menahan investasi yang merugi. Baik itu saham atau lainnya yang nilainya turun setelah posisi dibuka.

Sama halnya dengan floating profit, kerugian bisa terjadi setelah posisi ditutup. Terdapat dua alasan kenapa investor bisa memilih untuk menjual dalam keadaan rugi.

Seperti halnya kebutuhan dana yang mendesak, atau bisa juga karena mencegah kerugian yang lebih besar.

Ketika pasar berfluktuasi, maka posisi floating profit akhirnya bisa berubah menjadi posisi dengan floating loss, atau bisa juga sebaliknya.

Mengambil kesimpulan, floating loss dan profit juga disebut untung rugi yang belum terealisasi, tidak tercatat, atau belum diputuskan.

Saat seorang investor membuka perdagangan pada hari ke-1 serta menutup perdagangan di hari ke-5 untuk memperoleh keuntungan. Maka hal ini disebut dengan laba yang direalisasikan.

Keuntungan yang sudah direalisasikan, bisa dikonversi menjadi uang tunai serta ditambahkan pada saldo akun trading anda.

Begitu juga kerugian yang terealisasi, akan bisa dikonversi menjadi uang tunai serta dikurangkan dari saldo akun.

Melihat rincian singkat di atas, tentunya anda sudah paham dengan istilah floating, floating loss, dan floating profit.

kami simpulkan kembali, istilah floating berarti mengambang, belum tercatat, belum terealisasi, belum diputuskan dan sejenisnya.

Scroll to Top