Tips Memilih Leverage Forex

Selaku trader pemula, tentu sangat penting mengetahui Tips Memilih Leverage Forex. Sehingga bisa lebih kenal dan paham dengan langkah yang harus diambil.

Seperti yang kita ketahui, leverage merupakan fitur yang memungkinkan investor untuk menjalankan strategi investasi forex melalui uang pinjaman.

Nah intinya, leverage disini meruakan sebuah utang. Seperti halnya utang pada bisnis nyata (offline), anda pun harus membayar di kemudian hari sesuai kesepakatan.

Nah yang menjadi pertanyaan disini, bagaimana sih cara menentukan leverage forex untuk pemula? Berikut penjelasan lengkapnya.

Tips Memilih Leverage Forex

Jika melihat dari definisi, leverage merupakan uang pinjaman atau utang. Tujuan sederhana dari leverage ialah supaya investor bisa lebih cepat melejitkan potensi keuntungan dengan waktu singkat dan hasil yang lebih besar.

Asal uang pinjaman ini ialah dari perusahaan broker forex. Apabila anda melihat keterangan leverage 1:200, maka 1 (dalam dolar) merupakan modal anda dan sisa 199 lagi merupakan uang pinjaman broker forex.

Meski secara dasar trading menggunakan leverage dengan besaran nominal tertentu. Akan tetapi harus tetap ada jaminan dalam jumlah kecil.

Nah jaminan ini dikenal dengan sebutan margin. Sebagai prinsipnya, semakin besar leverage, maka akan semakin kecil marginnya.

Poin Penting Sebelum Memilih Leverage

Sebelum sampai pada tahapan cara memilih ukuran leverage yang benar. Anda juga harus paham beberapa poin yang menjadi dasar leverage.

Poin yang dimaksud terbagi dengan kelebihan dan risiko penggunaan leverage. Nah agar informasi yang diperoleh tidak setengah-setengah, berikut rincian lengkapnya.

1. Kelebihan adanya Leverage

Dengan memanfaatkan adanya leverage, tentu anda bisa mulai mendanai akun trading dengan modal yang lebih sedikit.

Sedangkan jika tanpa leverage, maka tidak mungkin ada broker yang memberikan syarat deposit minimalĀ  10$ atau bahkan 1$ sekalipun.

Nah, dengan memililih leverage 1:100, maka hal tersebut berarti anda sudah melipatgandakan kekuatan entri posisi 100 kali lipat.

Dengan kata lain, semakin besar leverage yang dipergunakan, maka akan semakin besar pula lot yang dipakai.

Sebagai contoh sederhana, anda deposit sebesar 100$ dengan leverage 1:100 pada pair dengan spread 10 poin. Maka anda bisa melakukan entri maksimal hingga 0,05.

Akan tetapi jika anda menggunakan leverage 1:300, maka anda bisa sekali entri hingga 3 lot penuh.

Kalau anda sedang dalam kondisi profit, bisa meraih profit besar sekaligus, akan tetapi hal ini juga berbanding lurus dengan risiko yang ditanggung.

2. Risiko Penggunaan Leverage

Meski menjanjikan keuntungan seperti yang sudah kami sebutkan di atas, namun leverage pada trading forex juga mempunyai kekurangan.

Kekurangan atau risiko daripada penggunaan leverage ialah menjadikan seorang trader lebih rakus dan selalu merasa kurang.

Jika kondisi ini tidak disikapi dengan bijak, maka seorang trader akan memilih leverage yang besar, selanjutnya akan melakukan gambling market.

Tentu hal ini akan menjadikan akun trading lebih mudah menerima margin call. Memang leverage sangat bagus untuk memperkuat modal trader.

Akan tetapi, hal tersebut haruslah sewajarnya saja. Sebab anda harus lebih realistis dengan modal dan juga target yang dituju.

Cara Memilih Leverage Forex Untuk Pemula

Tidak sedikit orang yang bertanya, berapa sih angka leverage yang aman? Dan bagaimana cara memilih agar tidak salah?

Leverage sendiri bisa dipergunakan saat trader merasa kekurangan dana untuk trading. Namun hal tersebut tentu punya konsekuensi yang harus ditanggung oleh trader.

Nah, agar lebih bijak dalam memanfaatkan leverage forex. Berikut daftar yang bisa anda pelajari.

1. Sesuaikan dengan Kebutuhan

Merangkum dari beberapa sumber, dijelaskan bahwa leverage yang ideal untuk dipilih ialah tidak lebih dari 1:200.

Akan tetapi, sesuai realita lebih fleksibel jika anda memadu padankan angka tersebut dengan manajemen risiko yang lebih cermat.

Bisa disebut jika kunci dalam memilih leverage forex yang aman bagi pemula ialah sesuai dengan kebutuhan.

Dan poin penting lainnya, trader harus siap menanggung risiko yang mungkin terjadi. Dalam hal ini, anda mempunyai setidaknya 3 pilihan, yaitu :

  • Leverage maksimal 1:200, namun membuka posisi dengan lot mikro.
  • Pilih leverage lebih tinggi 1:200 dan bisa membuka posisi dengan lot standar atau mini.
  • Leverage lebih tinggi 1:200, namun membuka posisi dengan lot mikro.

Dengan demikian, anda bisa memanfaatkan penggunaan leverage sesuai kebutuhan. Sehingga bukan karena alasa kejar target inign cuan lebih cepat.

2. Hindari Harga dengan Volatilitas Tinggi

Teruntuk leverage yang tinggi, tentu datang volatilitas harga forex. Namun kondisi ini masih bisa dihindari dengan menyusun satu sistem berdasar pada preferensi pair dan waktu.

Dalam hal ini, anda bisa memilih pair trading dengan rentang pergerakan harga yang kecil. Intinya, hindari trading ketika pasar ramai oleh berita forex.

Tujuan dari penerapan poin ini, ialah agar anda tidak terpengaruh dengan harga bervolatilitas tinggi.

3. Pilih Broker yang Menyediakan Fixed Leverage

Tidak hanya sebagai wadah bagi para trader untuk menjalankan bisnis trading. Namun broker mempunyai peranan penting dari berbagai aspek.

Sampai pada poin ini, tentu anda harus bijak dan cermat dalam memilih broker. Pilihlah broker yang memang secara khusus menyediakan fixed leverage.

Meski banyak broker yang bisa anda pilih, namun kebijakan dari masing-masing broker tersebut berbeda.

Dalam hal ini, broker juga bisa berpengaruh pada kondisi penggunaan leverage yang aman.

Maka dari itu, tidak sedikit broker yang menggunakan leverage secara mengambang (floating), tujuannya agar broker bisa mengurangi leverage broker sewaktu-waktu.

Sebagai contoh, saat pemilu AS, referendum Brexit, dan lain sebagainya. Maka umumnya broker mengurangi leverage guna menghindari kerugian jika sewaktu-waktu stop loss dan margin call tidak berfungsi.

Nah disini, fixed leverage mempunyai peranan yang penting. Sehingga anda terhindar dari beberapa hal yang sudah kami sebut di atas.

4. Risiko Berbanding Lurus dengan Leverage

Untuk poin terakhir pada Tips Memilih Leverage Forex, anda harus lebih bijak dalam menentukan semua hal dalam trading forex.

Pada prinsip leverage tinggi, maka margin kecil. Yang artinya, selalu ada risiko yang berbanding lurus dengan leverage.

Maka dari itu, sebelumnya anda harus mempertimbangkan dengan sadar ketika menentukan leverage. Upayakan nilainya sesuai dengan modal yang dimiliki.

Intinya anda harus lebih sabar dan bisa melihat segala kondisi yang terjadi saat itu. Jangan selalu berpikir ingin cuan dan cuan saja.

Pikirkan juga tingkat risiko yang mungkin terjadi. Pasalnya dunia trading bersifat labil. Sehingga anda bisa kaya ataupun miskin dalam waktu sekejap saja.

Dengan melihat beberapa poin di atas, tentu anda sudah bisa menilai sendiri bagaimana cara bijak dalam menentukan leverage forex.

Pikirkan segala sesuatunya dengan matang, lakukan lebih dulu analisa sesuai kemampuan yang dimiliki.

Nah, demikianlah sedikit ulasan yang bisa kami paparkan. Semoga cara sederhana menentukan leverage untuk pemula di atas bisa membantu.

Untuk kekurangannya mungkin lain waktu akan kami update. Jadi, jangan lupa pantau terus informasi terkini tentang tips forex disini.

Scroll to Top