Tips Investasi Tanah Kavling

Tips Investasi Tanah Kavling

Ingin mempersiapkan kehidupan yang lebih mana di usia tua, mungkin Tips Investasi Tanah Kavling berikut bisa menjadi solusi. Sebab dengan jalan investasi, anda bisa menjaga dan mengembangkan aset kekayaan dengan sangat mudah.

Nah saat anda mendengar kata investasi, mungkin yang terpikir ialah investasi properti seperti rumah atau apartemen karena dianggap paling mudah dan berbentuk nyata.

Dan pada kenyataannya, terdapat investasi yang mungkin masih serupa dengan properti, akan tetapi juga sangat menjanjikan untuk dijadikan salah satu alternatif investasi masa depan. Tidak lain dan tidak bukan ialah investasi tanah.

Bisa saja sebagian orang sudah tidak asing dengan investasi tanah. Sebab banyak orang tua jaman dahulu yang menginvestasikan harta mereka untuk membeli sebidang tanah.

Secara dasar, harga tanah setiap tahunnya selalu terus mengalami peningkatan. Bahkan menjadi peluang keuntungan bagi anda yang memilih tanah sebagai investasi ataupun sumber usaha.

Tips Investasi Tanah Kavling

Seiring kebutuhan masyarakat yang terus mengalami peningkatan serta jumlahnya yang semakin terbatas.

Menjadi salah satu faktor yang menyebabkan harga tanah kian melambung tinggi, bahkan sangat jarang mengalami penurunan.

Terlebih lagi jika lokasi tanah yang anda miliki berada di wilayah keramaian serta mudah di akses dengan berbagai transportasi. Besar kemungkinan harganya akan semakin tinggi.

Yang menjadi poin pertanyaan disini ialah, bagaimana sih tips dan cara investasi tanah kavling?

Jika anda sudah paham dengan seluk beluk terkait dengan investasi tanah. Khususnya dari segi keuntungan dan kerugian.

Maka untuk poin berikutnya yang menjadi cara investasi dasar dan terbilang wajib diketahui. Ialah beberapa poin sebagai berikut :

1. Cari Lokasi yang Strategis

Lokasi menjadi penentu tinggi atau rendahnya harga tanah yang hendak dijual ataupun di beli.

Pasalnya lokasi ini merupakan letak yang kebanyakan orang memperhatikan dari berbagai faktor. Seperti halnya fasilitas umum, dekat dengan keramaian ataupun yang lainnya.

Nah jika anda hendak membeli tanah kavling sebagai salah satu bentuk investasi. Maka carilan lokasi tanah yang strategis.

Seperti halnya dekat dengan kampus, pusat perbelanjaan, stasiun, ataupun fasilitas umum lainnya.

2. Cari Informasi Perbandingan Harga Tanah

Selaku calon pembeli, tentu anda mempunyai keleluasaan untuk memilih tanah mana yang hendak dibeli.

Salah satu poin yang menjadi penentu ialah perbandingan harga tanah. Tentu hal ini setelah anda memperhatikan lokasi yang dianggap strategis.

Dengan mencari informasi tentang perbandingan harga tanah. Tentu anda tidak terpaku dengan satu pilihan saja.

Harga yang dimaksud bisa disesuaikan dengan kondisi keuangan yang ada. Serta memperhatikan beberapa faktor yang lain.

3. Teliti Legalitas Surat

Sebelum membeli tanah, anda harus memiliki ketelitian untuk mengetahui surat-surat legalitas dokumen.

Hal ini bertujuan agar tanah yang anda beli aman dari ancaman hukum ataupun sejenisnya.

Jika tanah legal dan sudah mempunyai surat resmi (SHM ataupun HGB). Maka bisa lanjut dengan proses transaksi jual beli.

4. Ketahui Kondisi Tanah

Sebagai poin lanjutan sebelum membeli tanah kavling. Anda harus memperhatikan kondisi tanah sesuai lokasi.

Mulai dari kontur tanah, atau apakah lokasi tersebut aman dari bencana alam seperti longsor dan banjir.

Poin ini juga menjadi penentu terkait tinggi rendahnya harga tanah. Jika semua aman, maka anda bisa investasikan dana untuk tanah kavling tersebut.

5. Pandai Dalam Negoisasi

Meski kurang cakap dengan hukum ataupun informasi terkait investasi. Namun sudah sepatutnya anda belajar dan negoisasi masalah harga dengan penjual tanah.

Intinya, anda harus lebih pandai dalam menegoisasi harga. Sehingga tanah yang dibeli sesuai dengan uang dan harga yang berlaku di pasaran.

Jika anda memperoleh harga yang lebih rendah, tentu suatu keuntungan bagi anda sendiri. Sebab bisa menyisihkan kelebihan uang untuk kebutuhan lain.

6. Perbanyak Konsultasi

Konsultasi tidak hanya bisa dilakukan melalui para ahli saja. Namun bisa dari lingkungan sekitar seperti kerabat, saudara, teman, ataupun mitra kerja.

Konsultasi yang dimaksud ialah bertanya apakah tanah bisa dijadikan alternatif instrumen investasi.

Serta bagaimana cara yang tepat agar investasi tersebut bisa menghasilkan keuntungan yang maksimal.

Demikianlah sedikit ulasan yang bisa kami rangkum. Semoga bisa membantu!

Related Posts