Pinjam Uang Di Pegadaian Jaminan BPKB Motor

Pinjam Uang Di Pegadaian Jaminan BPKB Motor

Bagaimana cara Pinjam Uang Di Pegadaian Jaminan BPKB Motor? Apa ada syarat khusus agar prosedur pengajuan berjalan lancar? Yuk simak ulasan berikut untuk mengetahui jawabannya!

Selaku lembaga multifinance BUMN, Pegadaian sendiri menyediakan produk dengan sistem konvensional dan syariah. Yang mana kedua produk tersebut bisa anda sesuaikan menurut kebutuhan.

Secara dasar, kedua jenis produk multiguna tersebut menerapkan syarat dan prosedur yang sama. Namun yang menjadi pembeda hanyalah akad pada awal perjanjian kontrak.

Nah yang menjadi poin pertanyaan disini ialah, apa saja syarat dan bagaimana prosedur yang harus dilakukan? Slow kawan, sebab di bawah ini kami sudah menyediakan jawabannya.

Pinjam Uang Di Pegadaian Jaminan BPKB Motor

Seperti yang kita ketahui BPKB menjadi salah satu instrumen berharga yang bisa dijadikan agunan saat mengajukan pembiayaan di leasing, bank, koperasi, hingga Pegadaian.

Meski secara dasar jumlah plafon pada bpkb motor tidak sebesar bpkb mobil. Namun untuk anda yang terdesak kebutuhan, bisa memanfaatkan surat tersebut untuk mencairkan pinjaman.

Sekedar untuk tambahan informasi, besaran plafon pinjaman yang bisa diajukan akan disesuaikan menurut nilai appraisal (nilai taksir) dari aset yang akan diagunkan.

Jadi sangat lumrah jika plafon untuk bpkb motor lebih kecil dibanding dengan mobil yang umumnya harga dan nilai appraisal lebih tinggi.

Jika anda memilih Pegadaian Syariah, mungkin bisa menyimak daftar syarat dan prosedur yang sudah kami siapkan di bawah ini.

Syarat dan Prosedur Akad Rahn

  • Akad sesuai dengan Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI)
  • Mahrun (mahar atau jaminan) bisa berupa kendaraan bermotor roda dua (motor) atau roda empat (mobil)
  • Plafon pinjaman lumayan tinggi, yakni mulai dari Rp 1 juta hingga lebih dari Rp 500 juta.
  • Biaya atau Munah pemeliharaan mulai dari 0,47 % per 10 hari.
  • Pinjaman bisa dilunasi sewaktu-waktu (kapan saja tanpa harus menunggu tenor berakhir).
  • Marhun yang digadaikan aman disimpan di Pegadaian.

Prosedur pengajuan yang bisa anda lakukan sangatlah mudah, cukup mengikuti tahapan yang ada pada daftar di bawah ini :

  • Datang dan siapkan semua persyaratan yang diminta.
  • Mengisi formulir pengajuan gadai (akan dibantu oleh petugas)
  • Melampirkan salinan atau fotokopi kartu identitas (e-KTP).
  • Menyerahkan jaminan kendaraan bermotor beserta STNK dan BPKB nya.
  • Tanda tangan akad sesuai kesepakatan.

Syarat dan Prosedur Akad Arrum

Seperti yang sudah kami paparkan di atas, Arrum Pinjaman Usaha Syariah merupakan jenis pinjaman dengan angsuran bulanan yang diberikan pada Usaha Kecil dan Menangah (UKM).

Tujuannya ialah untuk mengembangkan usaha dengan sistem fidusia menggunakan jaminan bpkb kendaraan bermotor (motor atau mobil).

Mengutip dari website resmi Pegadaian, terdapat sejumlah alasan kenapa anda harus memilih Arrum Pinjaman Usaha Syariah. Beberapa diantaranya ialah :

  • Prosedur layanan sangat sederhana, cepat dan mudah.
  • Prinsip yang diterapkan dalam transaksi menggunakan sistem syariah yang adil serta menentramkan sesuai fatwa DSN-MUI.
  • Tenor pembiayaan berjangka yang sangat fleksibel, yakni mulai dari 12,18,24, hingga 36 bulan.
  • Tarif yang ditetapkan pihak Pegadaian sangat menarik dan kompetitif.
  • Plafon atau Marhun Bih (dana pinjaman) mulai dari Rp 1 juta hingga Rp 400 juta.
  • Jaminan hanya berupa BPKB saja, sedangkan kendaraan masih bisa digunakan debitur.

Kelengkapan Dokumen Administrasi

  • Fotokopi Kartu Identitas (e-KTP)
  • Salinan Kartu Keluarga (KK)
  • Surat keterangan memiliki usaha
  • Fotokopi STNK dan Faktur pembelian.
  • BPKB kendaraan yang akan dijadikan mahrun.

Prosedur Pengajuan Arrum BPKB

  • Pertama, siapkan syarat dan ketentuan yang dibutuhkan dalam proses pengajuan Pinjaman Usaha Syariah.
  • Berikutnya, silahkan datang ke outlet atau kantor cabang Pegadaian Syariah sekaligus membawa Marhu (aset / agunan).
  • Selanjutnya isi formulir dan permohonan pembiayaan usaha yang ingin diajukan pada pihak Pegadaian.
  • Kemudian serahkan dokumen beserta syarat permohonan pembiayaan guna dilakukan analisa dan verifikasi oleh Tim Mikro Pegadaian.
  • Terakhir anda hanya perlu menunggu persetujuan (Approval) dari pihak Pegadaian.

Kesimpulan

Dengan melihat beberapa poin yang sudah kami maksudkan di atas, tentu anda bisa menilai sendiri betapa mudahnya mengajukan pembiayaan bpkb motor di Pegadaian.

Bagaimana jika anda memilih produk Pegadaian konvensional? Tentu syarat dan prosedurnya sama, sehingga anda tidak perlu mencari referensi lain.

Demikianlah ulasan singkat yang bisa kami sampaikan. Semoga bermaanfaat!

Scroll to Top