Cara Top Up Pinjaman KUR BRI

Cara Top Up Pinjaman KUR BRI

Cara Top Up Pinjaman KUR BRI ini pada dasarnya sudah bukan hal yang asing. Pasalnya sudah banyak nasabah yang memanfaatkan fasilitas ini untuk mendukung kebutuhan sehari-hari.

Apa anda punya angsuran KUR BRI namun belum lunas? Tenang, anda bisa memperpanjang masa peminjaman melalui layanan top up KUR BRI.

Terdapat sejumlah syarat dan ketentuan yang harus anda penuhi untuk menikmati fasilitas top up KUR BRI.

Bahkan tersedia juga simulasi KUR BRI yang kami paparkan pada artikel ini seperti dilansir dari beberapa sumber.

Tanpa berlama-lama lagi, berikut syarat & ketentuan top up pinjaman KUR serta simulasi dan jenis top up KUR yang tersedia.

Dengan memanfaatkan fasilitas ini, tentu akan menjadi solusi bagi anda yang sedang kesulitan mencari dana tambahan modal usaha.

Cara Top Up Pinjaman KUR BRI

Prosedur Top Up pinjaman KUR BRI pada dasarnya sangatlah mudah. Yang terpenting anda sudah memenuhi kriteria untuk mengajukan fasilitas tersebut. Adapun cara pengajuannya ialah :

  • Kunjungi kantor cabang BRI tempat anda mengajukan KUR
  • Ambil nomor antrian untuk bertemu dengan customer service
  • Jika nama anda sudah dipanggil, sampaikan keinginan anda untuk mengajukan top up KUR BRI.
  • Selanjutnya, petugas akan meminta sejumlah dokumen persyaratan
  • Isi formulir yang diberikan oleh petugas
  • Kemudian petugas akan menerangkan prosedur pencairan dana

Ketentuan Top Up Pinjaman KUR BRI

Top up pinjaman KUR BRI atau yang juga dikenal dengan sebutan suplesi, merupakan srana bonus kredit yang bisa dicoba oleh debitur. Khususnya bagi mereka yang memiliki kredit belum lunas.

Sebagai contoh, anda punya hutang di BRI sebesar Rp 10 juta. Dan masa kredit sudah berjalan selama 6 bulan, maka anda bisa mengajukan plafon atau menambah pinjaman bonus modal tanpa harus melunasi pinjaman awal terlebih dahulu.

Baca juga : Syarat Top Up Pinjaman FIF

Persyaratan Top UP KUR BRI

Selaku nasabah yang sudah menikmati fasilitas KUR, anda juga harus paham dengan persyaratan untuk proses top up pinjaman tersebut di bank BRI.Adapun syarat yang dimaksud ialah :

  • Pinjaman sudah berjalan minimal 6 buln dan tidak bisa dipercepat
  • Angsuran wajib di bayar tepat waktu, pasalnya akan menjadi bahan evaluasi oleh pihak BRI
  • Tidak sedang menerima pinjaman modal kerja di lembaga perbankan lain
  • Top up dilakukan memang benar-benar untuk kebutuhan modal, bukan untuk kebutuhan konsumtf lain
  • Menyerahkan agunan jika plafon top up besar
  • Memperbarui dokumen pendukung (jika dibutuhkan)
  • Melampirkan rekening koran 3 bulan terakhir
  • Usaha berjalan wajar, dibuktikan dengan survey lapangan oleh petugas
  • Saat melaksanakan pelunasan, akan lebih baik menghubungi petugas yang menanggulangi KUR

Selanjutnya, anda juga harus mempersiapkan sejumlah dokumen berikut :

  • e-KTP dan KK
  • Surat Keterangan Usaha dari desa
  • Surat jaminan / agunan (SPPT, SHM, BPKB kendaraan)
  • Salinan tabungan / rekening koran 3 bulan terakhir
  • Pas foto ukuran 3 x 4
  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)

Jenis Top Up KUR BRI

Secara dasar, ada dua jenis top up pinjaman yang ditawarkan bank BRI. Adapun dua jenis tersebut ialah Fresh Money dan NEW Plafond. Lebih jelasnya bisa anda simak di bawah ini.

1. Fresh Money

Fasilitas pinjaman ini merupakan tipe pembiayaan bersih yang diterima oleh debitur setelah dikurangi sisa pinjaman yang berjalan. Istilah ini juga dikenal dengan top op pemisahan / pembelahan.

Istilah gampangnya begini, debitur akan menerima dana segar tanpa wajib melunasi hutang terlebih dahulu.

2. New Plafond

Sedikit berbeda dengan Fresh Money, fasilitas ini merupakan jumlah pinjaman yang diajukan oleh debitur saat sebelum dipotong dengan sisa pinjaman berjalan.

Pinjaman ini juga sering dikenal dengan top up penggabungan. Yang artinya, plafon yang diajukan sebagian lagi akan dipergunakan untuk melunasi hutang awal.

Sedangkan untuk sisanya, bisa dipergunakan sebagai tambahan modal seperti yang sudah kami sebutkan di atas.

Istilah yang paling tepat untuk fasilitas top up ini ialah gali lubang tutup lubang.

Baca juga : Cara Top Up Pinjaman FIF

Suku Bunga KUR BRI Pasca Top Up

Selain plafon dan tenor, suku bunga menjadi salah satu poin yang juga dipertanyakan oleh debitur.

Nah sebelum mengajukan top up, ada baiknya anda mencari data terlebih dahulu tentang suku bunga yang dibebankan.

Nah pada saat pengajuan awal KUR, suku bunga yang dibebankan sebesar 6% per tahun atau 0,2% per bulan.

Bagaimana dengan bunga setelah Top Up? Bunga akan berubah menjadi 0,3% per bulan. Yang artinya, beban ini akan bertabah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Mungkin hanya itu saja informasi yang bisa kami rangkum. Semoga bisa membantu dan berguna bagi yang membutuhkan.

CategoriesTags

Related Posts