Cara Investasi Deposito Berjangka

Cara Investasi Deposito Berjangka

Bagaimana Cara Investasi Deposito Berjangka yang baik untuk pemula? Jika anda ingin informasi yang lebih lengak, bisa disimak pada ulasan dibawah ini.

Deposito memang menjadi salah satu instrumen investasi yang juga tidak kalah dalam hal peminat. Sehingga tidak heran jika investor tertarik menyalurkan dana mereka di investasi ini.

Namun sebelum menuju pada tata cara investasi deposito. Anda juga harus paham dengan jenis deposito yang bisa dipilih.

Cara Investasi Deposito Berjangka

Melansir dari sejumlah sumber, deposito sendiri terbagi dalam 3 jenis. Yakni deposito berjangka, setifikat, dan juga deposito on-call.

1. Deposito Berjangka

Investasi yang satu ini merupakan jenis deposito yang paling banyak digunakan. Pasalnya deposito berjangka merupakan jenis tabungan berjangka dalam waktu tertentu sesuai kessepakatan awal.

Sehingga penarikan yang bisa dilakukan oleh nasabah, hanya bisa dilakukan pada waktu tertentu saja.

Sistem penyimpanan uangnya pun dilakukan dimana anda harus menyimpan uang pada waktu tertentu.

Tabungan ini bisa diterbitkan atas nama perorangan ataupun lembaga. Pihak bank nantinya akan memberikan bunga ke tabungan tersebut.

Tingkat bunga yang ditawarkan juga lebih tinggi dibanding dengan jenis tabungan biasa.

2. Sertifikat Deposito

Jenis deposito yang kedua ialah sertifikat deposito yang mengacu pada nama seseorang atau lemabaga tertentu karena sertifikat tersebut nantinya akan bisa dipindahtangankan atau diperjual belikan.

Dana yang disimpan oleh nasabah akan diberikan dalam pilihan jangka waktu terentu yang disertai dengan sertifikat.

Sedangkan pencairan bunga yang dilakukan di muka, bisa dilakukan setiap bulan atau setiap jatuh tempo.

3. Deposito On-Call

Jenis deposito yang terakhir ialah on-call yang merupakan tabungan berjangka paling singkat dengan waktu minimal 1 minggu atau paling lama satu bulan.

Umumnya, deposito jenis ini diterbitkan dalam jumlah yang cukup besar. Bahkan pencairan bunga bisa dilakukan pada saat perncairan deposito.

Akan tetapi dengan catatan nasabah sudah memberitahukan sebelumnya bahwa tabungan tersebut akan diambil atau dicairkan.

Cara Menabung Deposito Agar Untuk Maksimal

Ada beberapa tahapan agar anda bisa ikut andil dalam investasi deposito. Beberapa diantaranya ialah :

1. Pilih Jangka Waktu Deposito

Sesuai dengan tujuan finansial anda, maka pilih jangka waktu deposito yang memang sesuai dengan kondisi anda saat ini.

Dalam dunia investasi deposito, berlaku semakin lama tenor yang diambil, maka akan semakin besar keuntungan yang diperoleh.

Jika anda hendak membungakan uang dalam jangka waktu pendek, maka bisa memilih tenor yang sebentar.

Tersedia pilihan tenor yang ditawarkan oleh bank. Mulai dari 1 bulan hingga 24 bulan. Tangal jatuh tempo ini akan diperpanjang otomatis.

2. Simpan Dana pada Beberapa Pilihan Tenor

Poin kedua agar deposito menghasilkan untuk maksimal ialah dengan membaginya ke beberapa deposito dengan tenor berbeda.

Intinya, sebagian di deposito jangka panjang, dan sebagian lagi jangka pendek.

3. Tentukan Nominal Dana yang ingin Ditempatkan

Sejumlah bank mempunyai minimal setor awal yang berbeda. Namun rata-rata mensyaratkan minimal dana sebesar Rp 8 juta.

Untuk menghitung perkiraan keuntungan yang bisa diperoleh, bisa dicek melalui kalkulator deposito yang sudah disediakan.

4. Patuhi Aturan Pencairan Deposito

Perlu anda ketahui, ada aturan dalam mencairkan dana deposito. Pasalnya deposito merupakan investasi berjangka dengan penarikan dana harus sesuai jangka waktu yang ditentukan.

Terlepas dari itu, jika anda mencairkan dana sebelum jangka waktu yang sudah ditentukan. Maka ada risiko yang harus ditanggung. Seperti halnya penalti atau denda.

5. Pilih Bunga Depoito Sesuai Keinginan

Setiap bank mempunyai besaran suku bunga yang berbeda. Anda pun bisa memilih persentasenya sesuai tujuan finansial yang diinginkan.

Anda bisa memperbandingkan besaran bunga di tiap bank serta perkiraan keuntungan yang bisa diraih.

Semakin lama jangka waktu yang sudah dipilih. Maka besaran bunga yang diperoleh pun semakin besar.

Tahapan Pengajuan Deposito

Cara investasi deposito pada dasarnya tidaklah sulit. Jika anda tertarik, silahkan ikuti tahapan berikut :

  1. Pilih dan tentukan bank untuk mendaftar deposito.
  2. Siapkan berkas persyaratan sesuai yang diminta pihak bank seperti KTP dan NPWP.
  3. Siapkan materai (umumnya materai 6000)
  4. Umumnya calon nasabah diharuskan sudah mempunyai rekening di bank tempat anda akan mendaftar deposito.
  5. Tentukan tenor dan jenis deposito berdasar produk yang ditawarkan pihak bank.
  6. Isi formulir pendaftaran deposito dengan lengkap dan benar.
  7. Ikuti arahan Customer Service saat membuka deposito.
  8. Menyetor sejumlah uang untuk membuka rekening.
  9. Setelah berhasil, maka anda akan menerima bilyet sebagai bukti kepemilikan deposito.

Sudah sedikit paham kan? Demikianlah sedikit ulasan yang bisa kami rangkum. Semoga bisa membantu!

Related Posts